pulsa-logo

Main PUBG Mobile ala Desktop dengan Samsung Dex dan Galaxy Note10+, Bisa?


Ahmad S.

Kamis, 30 Januari 2020 • 06:19

samsung, dex, note10+, galaxy, desktop, experience, pubg, game mobile,


Kalau laptop sudah Anda anggap masih terlalu berat untuk dibawa ke mana-mana, mungkin Anda sudah harus memaksimalkan fungsi smartphone sebagai alat untuk bekerja. Baik di rumah, tempat kerja, maupun di perjalanan. Sebagai bonus, Anda hanya akan membutuhkan satu perangkat saja yang bisa disimpan di saku celana sebagai “otak” untuk menyimpan data kerjaan, dan bahkan alat atau software untuk melakukan pekerjaan tersebut.

Samsung Galaxy Note10+ yang merupakan flagship Samsung akhir tahun 2019 lalu, memiliki fitur yang memungkinkan hal tersebut. Namanya Samsung Dex. Anda bisa membaca lebih lanjut perihal fitur ini di tulisan kami di sini.

Nah kali ini saya akan memperlihatkan kepada Anda bagaimana caranya untuk bisa memanfaatkan fitur tersebut, menyulap ponsel ini sebagai CPU ringan yang bisa dihubungkan ke monitor, keyboard dan mouse untuk menciptakan pengalaman bekerja layaknya menggunakan komputer desktop. Anda tetap dapat nyaman bekerja dalam suasana yang biasa Anda temui setiap hari, hanya saja alih-alih menggunakan laptop atau komputer yang besar, kali ini Anda hanya menggunakan perangkat ponsel.

Dalam situs resmi dan keterangan yang tertera pada fitur ini, Samsung menyarankan kita untuk menggunakan perangkat-perangkat periferal yang memang dibuat untuk mendukung Samsung Dex. Tapi dalam praktiknya, kami menemukan bahwa hal tersebut tidak terlalu berpengaruh. 

Selain tentu saja kita harus menyiapkan perangkat Samsung Galaxy Note10+ (atau bisa juga ponsel-ponsel Samsung yang telah mendukung fitur ini), kita juga harus menyiapkan sejumlah aksesorisnya sebagai berikut:

1. Monitor dengan input HDMI atau USB type-c

2. Kabel HDMI atau kabel USB type-c ke USB type-c


3. Konverter USB type-c ke HDMI (abaikan jika Anda menggunakan monitor USB type-c)

4. Keyboard Wireless (Bluetooth)

5. Mouse Wireless (Bluetooth)

Pulsa sendiri menggunakan perangkat yang terlihat pada gambar di bawah ini:

Dimana monitor yang digunakan merupakan monitor dengan input HDMI, menggunakan kabel HDMI milik Nintendo Switch, memanfaatkan adapter USB type-c to AV milik MacBook Pro, keyboard milik iMac dan mouse Wireless milik editor video kami (jadi maafkan apabila terlihat jorok). Apapun jadi kan?

Apabila Anda kepikiran untuk bisa lebih mobile, maka bisa mengganti monitor dengan monitor portabel dan memanfaatkan power bank sebagai sumber dayanya.

Sebelumnya mari kita ikuti langkah-langkah perangkaiannya sebagai berikut: 

Well, sebenarnya tidak perlu banyak langkah ribet sih, Anda hanya perlu mencolokkan adapter ke port USB type-c Samsung Galaxy Note10+, lalu di ujung yang lain kita pasangkan kabel HDMI, dimana ujungnya kemudian kita sambungkan dengan monitor, nyalakan monitor dan selesai.

Pertama kali dihubungkan, tampilan pada layar monitor akan berupa mirroring saja. Menampilkan apa yang ada di layar ponsel. Dalam kondisi seperti ini, geser layar notifikasi (dari atas ke bawah), lalu di situ akan muncul notifikasi bahwa dex Mode telah tersedia.

Tekan opsi berpindah ke mode Dex. Dan layar monitor akan memperlihatkan halaman home dari Samsung Dex. Pertama yang kita lakukan adalah menghubungkan perangkat mouse dan keyboard Bluetooth dengan Samsung Galaxy Note10+. Untuk keperluan ini, kita membutuhkan layar Samsung Galaxy Note10+ sebagai touchpad untuk sementara.

Cara untuk mengubahnya pun sama dengan cara mengaktifkan Dex, yaitu menurunkan layar notifikasi dan memilih opsi “use your phone as a Touchpad” atau gunakan ponsel sebagai touchpad. Dengannya Anda bisa menggunakan layar Galaxy Note10+ sebagai touchpad, menavigasikan kursor, untuk masuk ke aplikasi setting.

Dari sini, kita bisa masuk ke pilihan wireless connection > Bluetooth > add. Masing-masing perangkat akan memiliki cara pairing yang berbeda, jadi sesuaikan dengan masing-masing perangkat periferal yang akan Anda gunakan itu. Pastikan keduanya tersambung dengan menunjukkan kata connected di bawah nama perangkat tersebut.

Setelah Mouse dan keyboard wireless terhubung, Anda sudah siap menggunakan pengalaman berkomputer ala desktop, dengan Samsung Galaxy Note10+ sebagai “otak” dari skenario ini.

Sebagai contoh, kami memperlihatkan bagaimana kita mengetik dalam set up seperti ini. Anda hanya perlu menginstal aplikasi dokumen editor, dalam hal ini saya gunakan Microsoft Words dengan file yang saya simpan di One Drive.

Tidak ada perbedaan dengan pengalaman saat mengetik di laptop atau komputer desktop lainnya yang selama ini kita rasakan. Hampir tidak ada lag, meskipun dari sisi hardware, kinerja perangkat yang tengah kita gunakan hanya sekelas ponsel dengan chipset berukuran mini.

Anda bisa memanfaatkan mode seperti ini juga untuk melakukan editing foto dan video dengan aplikasi yang didukung oleh ponsel, namun dengan kontrol yang lebih intuitif karena kita menggunakan mouse dan keyboard sebagai inputnya.

Lalu, pertanyaan selanjutnya adalah, bagaiamana dengan bermain game? Apakah mode Samsung Dex ini akan memberikan pengalaman yang berbeda pula?

Untuk menjawab pertanyaan ini, kami gunakan game balap, Asphalt 9: Legend, PUBG Mobile  dan Call of Duty Mobile. Di percobaan menggunakan game Asphalt, kontrol dapat dikustom sehingga memberikan interaksi yang lebih intuitif menggunakan keyboard. Dimana Anda bisa mengontrol arah, nitro, bahkan kemudi jika Anda ingin lebih menantang dengan keyboard, sementara tampilan game di monitor jadi lebih besar, layaknya bermain versi konsol dari game ini.

Lalu bagaimana dengan PUBG Mobile dan CoD Mobile yang merupakan game shooter yang secara teori akan lebih nyaman bermain menggunakan mouse dan keyboard?

Setelah kami coba, PUBG Mobile berjalan dengan lancar di mode DeX, meski ada sejumlah catatan di sisi kontrol pada mouse. Kami tidak menemukan fitur mapping khusus untuk keyboard dan mouse, jadi kita harus terus tekan tombol kanan dan kiri mouse untuk megaktifkan mode look (seperti fungsi thumb stick kanan), sementara untuk menembak, kita harus klik ikon tembak di layar. Jadi cukup membingungkan awalnya. Tapi bisa!

Sayangnya, untuk game Call of Duty: Mobile, kontrol dengan mouse dan keyboard tidak berjalan.

Kami akan terus mengupdate info ini jika ada perbaikan atau jawaban dari pihak developer terkait. (Usi/@halusanusi)