pulsa-logo

'Group Play Symbian' ala Udin


Ilham

Rabu, 10 Juli 2013 • 15:38

Group Play Symbian ala Udin, tabloid pulsa


Suatu hari disalah satu sekolah SMU Negeri di Jakarta, semua siswa baru saja masuk setelah libur panjang. Seorang siswa bernama Udin (17th) yang kami sebutkan sebagai tokoh utama, yang memiliki ponsel berplatfom Symbian^3 (Nokia 600), yang dibelinya melalui uang tabungannya dua tahun yang lalu.

Dan siswa lain sekelasnya bernama Angga dan Bagas yang umur sebaya, datang dengan smartphone Samsung Galaxy S4, yang baru saja dibelikan Ayah mereka yang bekerja disalah satu perusahaan multinasional. Angga dan Bagas pun dengan sombongnya memperlihatkan fitur-fitur kelebihan smartphone barunya tersebut ke teman-teman sekelasnya.

Salah satu fitur yang dianggapnya paling mutakhir adalah Group Play yang dapat terhubung dengan Galaxy S4 lainnya dan bisa memainkan fitur yang sama, seperti pada musik player atau game permainan Android yang bisa dimainkan bersama kebeberapa Samsung Galaxy S4 (Multiplayer).

Udin pun merasa tersisihkan karena ponselnya yang sudah usang, dan tidak dapat bersaing dengan dua teman sekelasnya Angga dan Bagas. Bahkan yang lebih menyediahkan lagi, beberapa waktu lalu ia pernah membaca sebuah berita yang menyebutkan bahwa “Symbian Telah Mati”.

Tapi Udin tidak kehabisan akal, karena yakin bahwa teknologi tersebut sebenarnya sudah ada di ponsel yang ia miliki, udin pun mengatakan pada Angga dan Bagas bahwa teknologi itu bukanlah hal yang baru.

“Di ponsel Symbian juga ada fitur yang bisa berbagi musik,” kata Udin “Bahkah tidak hanya sesama ponsel Symbian saja, namun kesemua ponsel yang memiliki fitur FM Radio,” sambungnya.

Yup, fitur tersebut adalah FM Transmitter yang sudah ada dibeberapa ponsel Symbian maupun ponsel lain atau platform yang berbeda. Nah, bagaimana Udin melakukannya? Simak tipsnya berikut ini.


Langkah 1

Sebelum Udin melakukan demonstrasi pada teman-temannya, ia sudah memiliki beberapa file musik diponselnya. Bahkan Playlistnya pun sudah nampak penuh demi menemaninya saat ke sekolah naik Sepeda.

Langkah 2

Udin lalu mengaktifkan musik player yang ada di ponsel Symbiannya. Melalui homescreen, ia menuju ke menu lalu mengakses menu Musik player

Langkah 3

Lalu iya memutar salah koleksi satu lagunya

Langkah 4

Setelah itu pilih menu option disebelah kanan bawah dan pilih Play via Radio

Langkah 5

Didalam pengaturan tersebut terdapat beberapa setinggan untuk mengaktifkan FM Transmiter dan Frekuensi.

Langkah 6

Udin lalu mengatur frekuensi ke 92.00Mhz (pengaturan ini sebenarnya diatur dengan frekuensi sesuai yang diinginkan).

Langkah 7

Setelah itu Udin langsung mengaktifkan fitur Play via Radio dengan mengubah statusnya menjadi On, lalu pilih Yes untuk melanjutkannya.

Langkah 8

Lalu fitur FM Transmitter akan mengaktifkan frekuensi yang diatur tadi untuk memancarkan lagi yang diputar di ponsel Symbian ke gelombang radio. Nah pada saat itulah semua radio yang mengarah ke gelombang yang sama didekatnya sudah dapat mendengarkan lagu yang dipancarkan dari ponsel symbian tersebut. (sekitar 2 meter tanpa ada halangan seperti dinding, pengangkat elektronik, stasiun radio umum dapat mengakibatkan gangguan pada transmisi)

Tidak ragu lagi, Udin pun dengan bangganya mengatakan pada teman lain yang ponselnya memiliki FM Radio untuk mengakses frekuensi ini. “Sekarang, siapa saja dikelas ini yang punya ponsel yang ada FM Radio? Coba nyalain FM Radionya terus atur ke frekuensi ini,” ungkap Udin.  

Langkah 9

Dan beberapa temannya yang memiliki fitur FM Radio pun dengan sigap langsung mendekat dan mencobanya. Alhasil semua ponsel yang mengakses frekuensi FM Radio yang sama tersebut pasti akan memancarkan lagu yang sama.

Tidak lama setelah itu Udin pun dielu-elukan pada teman sekelasnya tentang fitur di ponselnya itu. Dan akhirnya Udin tidak merasa minder lagi  dan sekarang ia pun merasa lega. Karena tidak ada lagi yang mengganjal di pikirannya.

Cerita ini hanyalah sebuah ilustrasi, bagaimana pengguna tidak seharusnya merasa minder saat banyak ponsel atau smartphone baru telah muncul. Karena sebenarnya dari ponsel yang Anda miliki sekarang dapat Anda gunakan secara secara maksimal, jika Anda bisa mengoptimalkannya sesuai dengan kebutuhan. Jadi meski Symbian dikatakan telah mati tidak perlu Anda pusingkan, karena ponsel Symbian pun masih bisa diandalkan.

Adapun ilustrasi diatas hanyalah rekayasa belaka, Jika ada kesamaan cerita bukanlah sesuatu yang disengaja.

(@ilham_putranto)