pulsa-logo

Beda Tegangan dan Arus Listrik


PULSA

Rabu, 01 Oktober 2014 • 12:07


ilustrasi, Sumber: jimmyauw.com

Acap kali kita mendengar istilah tegangan ataupun arus listrik. Ada lagi yang menyebutnya ampere, atau voltase. Istilah ini adalah istilah umum dalam dunia tehnik, khususnya dunia elektronik. Dan tidak jarang, banyak orang yang terbalik mengucapkan kedua istilah ini. Sebenarnya apa sih tegangan listrik? Apa pula arus listrik?

Untuk bisa mengerti secara benar arti sesungguhnya, kita harus mengerti konsep dasarnya. Supaya mempermudah, mari kita umpamakan listrik seperti air.  Maka aliran listrik diibaratkan seperti aliran air. Supaya air bisa mengalir tentulah ada beberapa syaratnya. Pertama, adanya saluran. Dalam rangkaian listrik, saluran adalah jalur. Jadi supaya listrik bisa mengalir, harus ada rangkaian tertutup.

Berikutnya adalah adanya beda tinggi antara tempat air yang satu dengan yang lainnya. Dalam kelistrikan, kita namai beda tegangan.

Terlihat ada dua bejana yang berisi air. Sebut saja bejana yang kiri adalah bejana A, bejana yang kanan adalah bejana B. Apakah air akan mengalir dari kedua bejana di atas? Ya, karena adanya penghubung antara kedua bejana di atas. Dan yang terpenting adalah adanya beda ketinggian di antara keduanya. Nah inilah yang disebut beda ketinggian air.  Dalam dunia elektronika, beda ketinggian air, adalah beda potensial atau beda tegangan. Yang diukur dalam satuan Volt.

Nah, arus listrik sendiri adalah debit atau besarnya aliran listrik yang terjadi. Satuannya adalah Ampere. Semakin besar beda ketinggian antara kedua bejana, akan mempengaruhi debit air yang mengalir. Sama saja, semakin besar beda potensial atau tegangan, akan semakin besar pula arus listrik yang mengalir.


Jelas berbeda bukan?

Ditulis oleh

Staff pengajar V-Tiga Training Center

Pusat Pelatihan HP, Laptop, TV LCD, dan Komputer

Whatsupp : 081288508878

Pin BB : 26D7E1A0