pulsa-logo

Perbaikan Asus Zenfone 5 No Charging


Kurdi

Kamis, 31 Agustus 2017 • 14:01

Asus Zenfone 5, service Asus Zenfone 5 , perbaikan Asus Zenfone 5


Salah satu masalah yang kerap muncul di semua smartphone adalah masalah charging. Karena pemakaiannya sering, dan juga memakan arus yang cukup besar, tak heran jika masalah pengisian baterai banyak terjadi. Kali ini VTiga kursus perbaikan smartphone dan laptop akan mengupas sedikit tentang bagaimana langkah-langkah perbaikan, juga jalur charging pada kasus Asus Zenfone 5. Mari simak ulasan kami !

Perlu kita ketahui sebelum lakukan perbaikan bahwa Asus ini menggunakan charger sebesar 7 watt.

Arus maksimum yang diperbolehkan kurang lebih 1,35 A. Tegangan charger yang dipakai sebagai standard dari Asus Zenfone 5 ini adalah 5,2 Volt. Sering kali, pengguna tidak mau tahu tentang smartphone mereka, yang mereka tahu adalah hanya bisa dipakai untuk charge. Banyak sekali charger di luaran yang menawarkan kapasitas charger yang tinggi, fast charger. Tapi apa akibatnya jika anda lakukan di smartphone ini? Misal, kita gunakan charger yang melebihi tegangan dan arus tersebut? Tentu si IC charger akan diforsir, mengakibatkan ponsel jadi mudah rusak ! Inilah kenapa banyak ponsel yang rusak di bagian charger. Penggunanya sendiri tidak mengerti spesifikasi dari smartphone mereka.

Di asus zenfone 5, jika kita mengalami masalah smartphone tak bisa diisi baterainya, pertama tama sekali adalah kita periksa chargernya. Coba ganti chargernya dengan yang lain. Sebenarnya yang kedua adalah baterenya, tapi berhubung baterenya tergolong batere tanam, kalau tidak dibongkar kita tidak bisa begitu saja menggantinya. Harus teknisi yang melakukannya.

Kedua hal di atas adalah hal yang umum dilakukan. Nah jika masih sama juga, kita periksa konektor chargernya. Konektor charger adalah satu konektor di bawah ponsel tempat terhubungnya charger dengan ponsel. Sering kali karena pemakaian yang kasar, atau menggunakan charger yang bukan original, konektor ini rusak. Tentu kita perlu ganti konektornya kalau demikian!



Inilah penampakan konektor charger yang merupakan pekerjaan sehari hari teknisi smartphone. Biasanya sebelum mengganti konektor ini, kita perlu mengukur dulu apakah ada tegangan di kaki output dari konektor charger ini. Jika tidak ada, kita lakukan penggantian konektor ini.

Nah jika masalah bukan di bagian konektor ini, kita maju lagi dengan mengukur di titik ini

Ini adalah titik konektor fleksibel. Di ponsel sekarang, pabrik suka membuat simple. Semua serba terhubung dengan modul. Antara modul dihubungkan dengan fleksibel. Nah di titik inilah kita perlu mengukur lagi apakah ada tegangan sebesar 5 Volt. Bila ada, menandakan bahwa modul board bagian bawah normal di bagian chargingnya, dan juga konektor baik adanya.

Pemeriksaan bisa dilakukan juga di titik ini.

Ini adalah testpoint berikutnya! Titik di kaki konektor fleksibel. Bila ada tegangan sebesar 5 Volt di titik ini, menandakan bahwa konektor sampai ke fleksibel bagus.

Terkadang dikarenakan ketidaktahuan teknisi, banyak dari mereka yang main asal ganti saja. Ganti konektor tanpa mengukur, ganti fleksibel tanpa memastikan dengan pengukuran yang akurat. Kalau pas memang itu yang rusak, masalah terselesaikan. Kalau tidak, bukankah semakin runyam?

Oleh karena itu kita perlu mengetahui jalur, cara kerja, serta pemahaman yang betul tentang perbaikan smartphone. Teknisinyapun harus smart ! Jangan Cuma tahu ganti saja ! Di VTigalah para teknisi dididik menjadi teknisi yang professional. Kami sudah berdiri belasan tahun. Mari bergabung Bersama kami ! Sukses untuk anda !