pulsa-logo

Penggunaan Mikroskop Pada Perbaikan Smartphone


PULSA

Senin, 12 Februari 2018 • 18:59

klinik, advan t2e


Mikroskop (VTIGA)Mikroskop (VTIGA)

Mendengar kata mikroskop, orang pasti akan teringat akan laboratorium Biologi. Ya benar, dulu sewaktu kita sekolah kita kerap menggunakan mikroskop untuk melihat mikroorganisme, binatang, bahkan hingga sel-sel yang ukurannya super kecil. Mungkin bagi sebagian orang yang bekerja di laboratorium atau bekerja sebagai peneliti, mikroskop adalah teman keseharian mereka. Maka tak heran jika konotasi sebuah mikroskop adalah untuk laboratorium.

Bagaimana halnya dengan penggunaan mikroskop diperbaikan hp ataupun smartphone? Kita semua tahu bahwa teknologi berkembang begitu pesatnya, apa yang tak terbayang sepuluh tahun lalu ternyata kita bisa alami sekarang. Lihat saja teknologi smartphone yang memungkinkan pengguna berkomunikasi tidak hanya melalui suara saja, tapi juga melalui gambar. Komunikasi video call, atau facetime sekarang bukan lagi hal yang asing di sebuah smartphone. Dan masih bejibun fitur-fitur yang wow yang bisa kita lakukan disebuah barang elektronik yang bisa kita genggam ke mana-mana. Fantastis!

Di “dalam” itu semua, pernahkah Anda melihat isi dari barang yang hebat itu? Teknologi di dalam itu juga berevolusi secara cepat. Mulai dari teknologi IC, kini berkembang menjadi microprocessor, dan sekarang sudah masuk ke mikrokontroler, dan akan terus berkembang dan berkembang lagi. Belum lagi teknologi dari penyimpanannya, IC memoripun berubah sangat cepat. IC dan komponen di dalam smartphone semakin dahsyat fungsi dan aplikasinya, namun semakin kecil bentuk dan packagingnya. Jangan lihat sekarang smartphone menjadi besar, itu semua hanya tuntutan penggunaan LCD yang besar saja. Sebenarnya rangkaian elektronikanya tetap saja kecil. Yang besar hanyalah LCDnya!

Sudah menjadi sarapan sehari-hari, seorang teknisi smartphone menghadapi itu semua. Komponen yang semakin kecil dan semakin rapat adalah tantangannya. Resikonyapun bertambah berlipat-lipat! Komponen yang kita mau ganti sangatlah berdekatan dengan komponen sebelahnya. Perlu ketelitian ekstra untuk menanganinya. Atau bisa juga karena keterbatasan penglihatan, terkadang masalah yang sepele jadi berbuntut panjang. Seperti yang dialami oleh seorang peserta pelatihan yang sedang memperbaiki sebuah tablet bermerk Advan T2E yang mati total.

Dari gejala yang ada, sang murid sudah bisa menebak sumber penyakitnya yakni di bagian saklar saja. Walau demikian, tablet tersebut sudah keliling dari satu teknisi ke teknisi lainnya. Mereka semua angkat tangan. Tablet tersebut mati total, dan memang ketika dibuka, di bagian saklarnya sudah pernah dikotak-katik.

Tampak di gambar atas bahwa saklarnya sudah terangkat. Tidak ada saklar sama sekali. Tapi kenapa tidak bisa diperbaiki oleh para teknisi sebelumnya? Karena jalur saklarnya sudah hilang! mari kita lihat lagi lebih dekat!


Jadi walau bagaimanapun kita pasang dan mengganti saklar, pasti tidak bisa menyalakan tablet ini, lha jalurnya saja hilang. Bagaimana cara perbaikannya?

Jika kita teliti lagi, ada jalur ke kanan yang menuju ke titik di sebelah kanannya. Coba sambungkan dulu jalur yang hilang ini ke jalur tersebut. Setelah disambung, ternyata hasilnya masih sama saja. Belum bisa dinyalakan alias mati total.

Untungnya sang guru tidak putus asa, dicobalah perbaikan dengan menggunakan mikroskop.

Nah, dari sinilah baru terlihat adanya jalur lain yang bisa menyelamatkan tablet ini.

Dengan mikroskop inilah, terlihat sebuah jalur penyelamat yang sebenarnya kita perlu jumper. Jalur yang dilingkari merah ini adalah jalur yang terhubung ke IC power. Dengan menjumper jalur ini, kita bisa memfungsikan kembali fungsi saklarnya. Dan sesudah dijumper, tabletpun kembali normal!

Saat ini, di kala smartphone semakin canggih dan “mengecil”, kita sebagai teknisi juga harus canggih. Kita harus melengkapi diri kita dengan alat-alat bantu yang bisa mempermudah pekerjaan kita. Salah satunya adalah mikroskop.

Mikroskop elektronik untuk repairpun bervariasi harganya, dari yang harganya lima juta rupiah plus-plus, hingga yang murah sekali. VTiga kursus perbaikan smartphone dan laptop sudah mencoba semuanya. Tapi mikroskop yang dipakai diataslah yang direkomendasikan kepada para peserta pelatihan kami. Selain pembesarannya yang lumayan secara optikal maupun digital, mikroskop ini juga dilengkapi dengan layar LCD yang bisa kita lihat langsung di depan mata. Tidak perlu lagi menempelkan mata ke teropong mikroskop pada umumnya. Juga mikroskop ini memiliki kecepatan yang baik, sehingga pengguna melihat hasil pembesarannya tanpa mengalami penundaan, jadi gambar yang muncul adalah gambar yang realtime. Dan yang terpenting adalah harganya yang terjangkau. Tidak perlu mengeluarkan kocek yang sampai berjuta-juta untuk mendapatkan barang yang greget ini.

Tertarik untuk memperdalam ilmu perbaikan smartphone? Mari belajar di VTiga kursus perbaikan smartphone dan laptop. Sukses untuk anda!